Eko Sutrisno Apresiasi Festival Kreatif Lipat Kain, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

Eko Sutrisno  Apresiasi Festival Kreatif Lipat Kain, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM
Buoati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, Eko Sutrisno, anggota DPRD Kampar, bersama Perwakilan Penggiat UMKM Kampar kiri saat Acara Festival Lipat kain. (foto : Dokpim kampar)

KAMPAR KIRI (Harian Suluh) – Dukungan terhadap pelestarian budaya lokal kembali menguat. Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Festival Kreatif Lipat Kain di buka secara Resmi oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos.MT di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (8/4) Baru-baru ini.

Menurut Eko, festival yang diinisiasi pemerintah kelurahan bersama masyarakat ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

“Festival ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan budaya Kampar, khususnya di Kampar Kiri. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” tegas Eko saat menghadiri pembukaan kegiatan.

Ia juga menyoroti kehadiran Bupati Kampar beserta jajaran sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi positif bagi masyarakat untuk terus aktif menjaga warisan lokal.

“Partisipasi langsung pimpinan daerah menjadi bukti bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab masyarakat, tetapi juga menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eko menilai kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat mampu membangun semangat kolektif dalam menyukseskan kegiatan. Hal ini terlihat dari antusiasme warga yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian festival.

Tak hanya berfokus pada aspek budaya, Festival Kreatif Lipat Kain juga dinilai memiliki dampak strategis terhadap perekonomian lokal. Berbagai produk unggulan masyarakat ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk budaya yang menjadi identitas daerah.

“Festival ini membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM. Ini penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas pasar produk lokal,” tambahnya.

Eko berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar dan inovatif, sehingga mampu menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat ekonomi daerah.

Festival Kreatif Lipat Kain tahun ini diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti pertunjukan seni budaya, pameran UMKM, serta lomba permainan tradisional yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat.

penyelenggaraan festival budaya menjadi kunci dalam menjaga eksistensi nilai-nilai lokal di tengah arus modernisasi, sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Kampar.***

#Eko Sutrisno #festival lokal