Bangkinang, Harian Suluh.com -Soliditas internal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar kembali ditegaskan. Setelah dukungan dari pengurus cabang di 21 kecamatan, kini dukungan terhadap kepemimpinan Misharti sebagai Ketua PGRI Kabupaten Kampar juga datang dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Kabupaten Kampar.
Ketua LKBH PGRI Kabupaten Kampar, Mardoni, S.H.I., M.H., menegaskan bahwa kepemimpinan Misharti masih sah secara organisasi dan tetap memiliki legitimasi hingga berakhirnya masa jabatan sesuai ketentuan yang berlaku di tubuh PGRI.
Menurut Mardoni, dukungan tersebut didasarkan pada aturan organisasi yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI serta hasil forum konferensi organisasi yang sah.
“Secara hukum organisasi, kepemimpinan Ketua PGRI Kabupaten Kampar masih sah dan memiliki legitimasi sampai berakhirnya masa jabatan. Karena itu, kami dari LKBH PGRI Kampar mendukung penuh Ibu Misharti untuk menyelesaikan amanah organisasi hingga tuntas,” ujar Mardoni di Bangkinang, Kamis (22/5/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme pergantian kepemimpinan dalam organisasi PGRI harus melalui forum resmi sesuai aturan organisasi, bukan berdasarkan isu maupun tekanan dari pihak tertentu.
Mardoni juga mengimbau seluruh anggota PGRI di Kabupaten Kampar agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah soliditas organisasi.
“PGRI adalah rumah besar para guru. Karena itu, seluruh anggota harus menjaga marwah organisasi dan tetap mengedepankan persatuan,” katanya.
Sebelumnya, dukungan terhadap Misharti juga disampaikan oleh pengurus cabang PGRI dari 21 kecamatan di Kabupaten Kampar. Pernyataan tersebut disampaikan Akmal yang mewakili seluruh Pengurus Cabang (PC) PGRI saat pelantikan pengurus PC PGRI Kecamatan Tambang dan Siak Hulu di Gedung UPT SDN 032 Kualu, Rabu (21/5/2026).
“Saya mewakili PC se-Kampar menyatakan siap mendukung Ketua Misharti sampai akhir jabatannya,” ujar Akmal.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PGRI Kampar, Admiral, M.Pd menyebut selama memimpin organisasi, Misharti dinilai tetap menjaga independensi organisasi dan tidak mencampurkan urusan PGRI dengan kepentingan politik praktis.
“Sebagai Ketua PGRI, beliau tidak pernah mencampur persoalan organisasi dengan jabatan politik,” kata Admiral.
Adapun sejumlah pengurus cabang PGRI yang telah dilantik dan menyatakan dukungan di antaranya berasal dari Kecamatan Tambang, Kampa, Kampar Kiri Hilir, Bangkinang, Siak Hulu, Rumbio Jaya, Kampar, serta Kampar Kiri.***
#LKBH PGRI Kampar