PEKANBARU, Harian Suluh.com – Pesta Bona Taon Raja Sitempang Kota Pekanbaru 2026 berlangsung meriah dan penuh makna di HKBP Pekanbaru Sopo Godang, Jalan Hangtuah No. 36, Pekanbaru, dengan dihadiri sekitar 1.200 peserta dari keluarga besar keturunan Raja Sitempang. Agenda dua tahunan ini kembali menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkokoh solidaritas keluarga, sekaligus menjaga warisan adat dan budaya Batak di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan yang mempertemukan seluruh pomparan Raja Sitempang tersebut dipimpin Ketua Panitia N. Sitanggang / br. Nainggolan, didampingi Ketua Harian SJE Sigalingging / br. Siagian, serta Sekretaris Pesta V. Sitanggang / br. Lumbantoruan. Seluruh panitia disebut bekerja secara maksimal untuk memastikan acara berjalan tertib, khidmat, dan tetap semarak.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi keluarga besar Raja Sitempang yang datang dari berbagai daerah. Menurutnya, Pesta Bona Taon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah memperkuat hubungan kekeluargaan antarpomparan.
“Melalui kegiatan ini, ikatan persaudaraan di antara keluarga besar Raja Sitempang semakin kokoh dan nilai-nilai kebersamaan dapat terus diwariskan,” ujarnya.
Ketua Harian SJE Sigalingging menegaskan pentingnya menjaga persatuan di antara keturunan Raja Sitempang, sekaligus menanamkan nilai adat kepada generasi muda agar identitas budaya tetap terjaga.
Sementara itu, Sekretaris Pesta V. Sitanggang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, dan keluarga besar yang berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Tokoh muda Raja Sitempang, Gunawan Galingging, SH, mengatakan Pesta Bona Taon yang digelar dua tahun sekali memiliki arti penting bagi seluruh keturunan Raja Sitempang. Menurutnya, kegiatan ini menjadi perekat emosional dan sosial antar marga keturunan Raja Sitempang, yakni Raja Sitanggang, Raja Sigalingging, Raja Manihuruk, dan Raja Sidauruk.
“Pesta Bona Taon ini menjadi pengikat kasih dan persaudaraan di antara seluruh keturunan Raja Sitempang, dengan landasan adat istiadat sebagai kekuatan utama kebersamaan,” kata Gunawan.
Rangkaian acara diisi dengan ibadah bersama, prosesi adat, hiburan, serta pembagian doorprize yang menambah kemeriahan suasana. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, sebelum acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol persatuan.
Pesta Bona Taon Raja Sitempang 2026 diharapkan terus menjadi momentum memperkuat persatuan keluarga besar, sekaligus memastikan nilai adat dan budaya Batak tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.***