KAMPAR, Harian Suluh.com — Tim Percepatan Pembangunan Jembatan Rumbio–Pulau Payung resmi mengajukan permohonan audiensi kepada Bupati Kampar untuk mendorong percepatan pembangunan jembatan permanen penghubung Desa Rumbio dan Pulau Payung, Kamis (7/5) Di Kantor Bupati Kampar Bangkinang.
Permohonan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Kampar dan turut ditembuskan ke DPRD Kampar, Bappeda Kampar, serta Dinas PUPR Kabupaten Kampar.
Penyerahan surat dilakukan jajaran pengurus tim percepatan pembangunan, yakni H. Muaslam SH, Wahyudi SPi, Jayusman ST MT, dan Hamka.
Sekretaris Tim Percepatan Pembangunan Jembatan Rumbio–Pulau Payung, H. Muaslam SH, menegaskan audiensi itu diharapkan menjadi langkah konkret untuk memastikan proyek yang telah lama terhenti segera dilanjutkan.
“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Kami berharap audiensi dengan Bupati Kampar dapat menghasilkan solusi nyata agar pembangunan segera diteruskan,” ujar Muaslam.
Menurutnya, keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Rumbio, Pulau Payung, dan wilayah sekitarnya.
Ia juga menyoroti proyek pembangunan jembatan yang disebut telah mangkrak lebih dari tujuh tahun tanpa kepastian penyelesaian.
“Harapan masyarakat sangat besar agar pembangunan ini segera direalisasikan. Infrastruktur ini sangat strategis untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi antarwilayah,” katanya.
Sementara itu, tokoh muda Rumbio, Hamka, meminta Pemerintah Kabupaten Kampar memberikan perhatian serius terhadap proyek tersebut karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas.
“Sedikitnya ada 12 desa yang nantinya akan memanfaatkan jembatan ini. Keberadaannya sangat penting bagi akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga sehari-hari,” tegasnya.***