Purbaya Mengamuk di Pajak: Setelah Bea Cukai Dibongkar, Pejabat DJP Bersiap Digusur!

Purbaya Mengamuk di Pajak: Setelah Bea Cukai Dibongkar, Pejabat DJP Bersiap Digusur!

HARIAN SULUH, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa makin menunjukkan taringnya. Setelah “membedah” Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, kini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap masuk meja operasi. Pekan depan, jajaran pejabat pajak akan dirombak tanpa basa-basi.

Langkah ini bukan sekadar rotasi jabatan. Purbaya terang-terangan menyebut pembenahan pajak sebagai kunci menyelamatkan penerimaan negara yang selama ini bocor dan melemahkan fondasi fiskal.

“Kemarin saya obrak-abrik bea cukai, minggu depan pajak. Income harus membaik supaya fondasi fiskal tidak bermasalah,” tegas Purbaya.

Pernyataan ini menandai perang terbuka melawan kebocoran penerimaan negara, di tengah kebutuhan belanja besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan tekanan defisit anggaran yang kian mengintai.

Target Jelas: Kebocoran, Bukan Sekadar Orang

Purbaya menegaskan, perombakan bukan sekadar mengganti nama di kursi empuk. Ia ingin menutup lubang-lubang penerimaan yang selama ini dibiarkan menganga baik di bea cukai maupun pajak.

“Bea cukai dan pajak saya tangani langsung. Ini penting untuk penerimaan tahun ini dan menekan defisit anggaran,” ujarnya lugas.

Dana yang berhasil diamankan dari perbaikan kinerja fiskal itu, lanjut Purbaya, akan langsung digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar menambal angka di laporan APBN.

Tak Libatkan Orang Luar, Talenta Internal Naik Kelas

Berbeda dengan praktik “impor pejabat”, Purbaya memilih tidak mengambil pejabat dari luar. Menurutnya, langkah itu justru berisiko karena tidak memahami medan teknis kerja pajak dan bea cukai.

Sebagai gantinya, ia menyiapkan pegawai internal khususnya generasi muda serta rotasi antarkepala unit sebagai strategi menyegarkan institusi yang selama ini dianggap sarang kebocoran.

We Keras: Era Aman Nyaman Berakhir

Perombakan beruntun di Bea Cukai dan Pajak mengirim pesan tegas ke birokrasi fiskal: zona nyaman berakhir. Siapa pun yang tak sejalan dengan agenda perbaikan penerimaan negara, siap tersingkir.

Langkah agresif Purbaya ini sekaligus menjadi ujian serius reformasi fiskal di awal pemerintahan baru apakah negara benar-benar berani membersihkan dapurnya sendiri, atau sekadar gaduh sesaat.***MDn

#Purbaya #Beacukai ##Pajak